Kamis, 08 September 2011

Teh Hijau Dapat Mengurangi Resiko Terkena Kanker Prostat

Sekelompok ilmuan Jepang mengemukakan bahwa meminumteh hijau sekurangnya lima cangkir dalam sehari dapat mengurangi resiko tumbuhnya sel kanker prostat, seperti dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiologytanggal 20 Desember yang lalu.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kaum laki-laki yang rutin meminum teh hijau sekurangnya lima cangkir sehari memiliki resiko 50% lebih rendah terkena kanker prostat daripada mereka yang hanya meminum kurang dari satu cangkir sehari.

Para peneliti tersebut menjelaskan bahwa “Catechin”, salah satu zat kimia yang terkandung dalam teh hijau, berperan aktif dalam menurunkan resiko terkena kanker prostat.

Itulah sebabnya mengapa jumlah penderita kanker prostat pada kaum laki-laki di benua Asia jauh lebih rendah dibandingkan dengan kaum laki-laki dari dunia barat, dihubungkan dengan tingginya jumlah konsumsi teh hijau.

Penyakit Parkinson dan Teh Hijau

Penemuan terbaru tentang khasiat teh hijau, telah membuka harapan baru bagi para penderita penyakit Parkinson di dunia, dalam upaya mencegah penurunan kondisi fungsi syaraf atau neuro-degenerative akibat penyakit tersebut.

Polyphenolsanti oksidan, yang terkandung dalam teh hijau ternyata mampu mencegah kerusakan sel-sel syaraf pada otak, yang berperan penting dalam pembentukan dopamine-zat kimia yang bertanggung jawab dalam mengirimkan pesan dari otak dalam mengkoordinasikan gerakan anggota tubuh (seperti berjalan, makan atau berbicara).

Para peneliti menggunakan campuran polyphenols yang terdapat dalam daun teh hijau dalam melakukan penelitian ini, yaitu 50% epigalocatechin gallate (EGCG), 22% epigalocatechin (EGC), 18% epicatechin gallate (ECG) dan 10% epicatechin (EC). Campuran anti oksidan tersebut ternyata mampu melawan zat-zat kimia perusak sel seperti neurotoxin 6-hydroxydopamine (6-OHDA), reactive oxygen species (ROS) dan nitric oxide (NO).

Hidrogen Peroksida, Antibakteri Dalam Madu

Produk-produk perawatan kecantikan dan kesehatan terbaru banyak menggunakan madu sebagai zat aktif di dalamnya.

Salah satunya adalah sebagaimana terdapat dalam obat perawatan luka. Madu bukan saja dapat menyembuhkan luka infeksi dengan lebih cepat, bahkan madu dapat mencegah terjadinya infeksi pada luka, yang disebabkan oleh bakteri.

Kekuatan antibakteri pada madu ternyata disebabkan oleh hidrogen peroksida yang terdapat di dalamnya. Hidrogen peroksida dalam madu, dihasilkan oleh aktifitas enzim.

Sebagaiman diketahui hidrogen peroksida adalah salah satu zat antibakteri yang telah banyak digunakan dalam dunia kesehatan.

Hidrogen Peroksida Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Bulan Januari yang lalu para peneliti Amerika Serikat telah berhasil mengungkapkan mekanisme tubuh manusia dalam menjaga kondisinya agar tetap sehat.

Dalam laporan yang dipublikasikan di Journal of Nature, para peneliti yang berasal dari Forest University School of Medicine, menjelaskan bahwa hidrogen peroksida di produksi dalam jumlah besar ketika sistem imune tubuh merespon keberadaan bakteri.

Jumlah hidrogen peroksida yang diproduksi dikendalikan oleh suatu molekul yang disebut dengan peroxiredoxin (Prx). Pada saat jumlah hidrogen peroksida telah mencapai jumlah tertentu, peroxiredoxin akan mengirimkan sensor kepada sel agar mengurangi jumlah produksi hidrogen peroksidanya.

Bila bakteri telah musnah dan tubuh kembali sehat, kadar peroxiredoxin akan kembali pada level normalnya.

Makna Tanda Bahaya atau Hazard Symbol Bahan Kimia

Bagi mereka yang kerap berhubungan bahan kimia berbahaya dan beracun atau B3, memahami dengan benar makna label tanda bahaya atau hazard symbol yang terdapat pada kemasannya merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Bahan kimia B3 bukan saja menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan dan keselamatan manusia, akan tetapi juga lingkungan dan harta benda. Bahkan potensi bahayanya bisa sampai puluhan tahun atau jangka panjang.

Setiap bahan kimia B3 memiliki potensi bahaya yang berbeda-beda, sesuai dengan sifat dan karakteristiknya. Sehingga tanda bahaya yang sesuai untuk setiap bahan kimia B3 akan berbeda pula. Informasi menyeluruh tentangnya bisa kita dapatkan dari lembar keselamatan bahan atau MSDS (Material Safety Data Sheet).

Diantara tanda bahaya bahan kimia B3 yang umumnya kita jumpai antara lain beracun, mudah terbakar, korosif, mudah meledak dan lain-lain. Secara khusus masing-masing makna potensi bahaya tadi diwakili oleh sebuah tanda bahaya atau hazard symbol.

Sebagai contoh, tanda bahaya untuk bahan kimia B3 yang bersifat racun diberi label tengkorak berwarna kuning, seperti diperlihatkan oleh gambar di atas. Nah, selengkapnya mengenai tanda bahaya beserta maknanya bisa kita dapatkan diantaranya melalui situs wikipedia.orglabelsoureonline.co.uk,osha.gov atau ab.ust.hk.

Pemahaman yang benar tentang tanda bahaya atau hazard symbol dari masing-masing bahan kimia B3, dimana kita sering berhubungan dengannya, menjadi syarat utama yang harus dipenuhi sebelumnya. Ini semua demi keselamatan dan kesehatan kita juga.

Info Bahaya Kesehatan Bahan Kimia B3

Heboh penggunaan bahan kimia berbahaya (B3) secara bebas dalam makanan dan minuman telah mengkhawatirkan banyak pihak. Karena yang menjadi korban kebanyakan adalah anak-anak, yang notabene menjadi pihak paling rentan terhadap pengaruh buruk bahan kimia B3.

Kondisi ini diperparah lagi dengan terbatasnya akses terhadap informasi bahaya kesehatan menyangkut penggunaan bahan kimia berbahaya.

Sebagai contoh seberapa besar dosis bahan kimia B3 yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, tingkat paparan atau exposure level, tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi gangguan kesehatan, adalah sederet informasi yang seharusnya diketahui dengan tepat.

Lalu di mana kita bisa memperoleh semua informasi tersebut secara cuma-cuma?

Adalah Departemen Kesehatan AS yang membuka akses secara bebas informasi bahaya kesehatan bahan kimia berbahaya. Semua informasi tersebut bisa kita akses melalui 
http://www.atsdr.cdc.gov/toxfaq.html. Tinggal ketik bahan kimia B3 yang kita maksud (dalam bahasa Inggris), lalu dalam beberapa saat akan muncul informasi yang kita cari. Bahkan kita bisa mendownload juga file pdf-nya.

Selamat mencoba!

Lagi, Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan

Seperti tulisan saya sebelumnya mengenai 27 manfaat teh hijau, tulisan kali ini ingin memperkuat info hasil penelitian yang telah dilakukan, berkenaan denganmanfaat teh hijau bagi kesehatan.

Manfaat teh hijau bagi kesehatan memang tidak terlepas dari kandungan zat antioksidan yang terkandung di dalamnya, yaitu ECGC. Dari sekian banyak manfaat teh hijau, kemampuannya untuk menghancurkan sel-sel penyebab kanker memang paling mengemuka. Bahkan, teh hijau juga diyakini mampu mengurangi efek penuaan dini atau sebagai zat anti-aging.

Selain itu, teh hijau ternyata berpotensi dapat membantu melawan diabetes(penyakit gula). Dan berita terakhir dari Irak diperoleh info bahwa seorang pasien yang menderita Sjogren’s syndrome setelah kembali dari peperangan, ternyata mampu disembuhkan dengan bantuan teh hijau.

Kini, kita pun bisa memperoleh manfaat teh hijau tidak saja dengan cara diminum, tetapi juga dengan menikmati produk-produk seperti permet karet dari teh hijau atau permen mint teh hijau.

Namun demikian, bagi kita sebagai konsumen tetap harus waspada terhadap klaim yang dibuat oleh produsen makanan atau minuman yang menggunakan label teh hijau sebagai bahan bakunya. Dengan mudah kita bisa mengenalinya dari nomor registrasi BPOM pada label kemasan produknya. (Sumber: NBC Augusta)